LAMPUNG SELATAN – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Zita Anjani, dan juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, mengunjungi keluarga penerima bantuan sosial bagi anak berisiko stunting di Kecamatan Sidomulyo. Senin (3/8/2026)
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat pendampingan anak serta menekankan pentingnya penanganan yang tidak hanya sebatas pemberian bantuan sosial, tetapi juga disertai dampingan intensif kepada keluarga penerima manfaat.
Dalam kegiatan itu, Zita didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Rheny Apriyani, Ketua Dharma Wanita Persatuan Lampung Selatan Ratna Yanuana Supriyanto, kepala perangkat daerah, serta jajaran terkait lainnya dan Forkopimcam Kecamatan Sidomulyo.
Adapun salah satu keluarga yang dikunjungi berada di Dusun Dusun Way Kalang Desa Sidomulyo. Di lokasi itu, Zita berdialog langsung dengan orang tua dan anak penerima bantuan untuk mengetahui kondisi kesehatan, gizi, hingga lingkungan tempat tinggal mereka.
Menurut Zita penanganan stunting di Lampung Selatan tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah. Menurutnya, kepedulian sosial dan semangat gotong royong harus menjadi kekuatan utama agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan tumbuh sehat dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Tidak ada kata terlambat untuk membantu seperti ini. Jangan selalu berfokus pada anggaran untuk memberikan bantuan. Selagi kita bisa bantu ya kita bantu. Ini saja hasil dari gotong royong yang kita kumpulkan bersama,” ujar Zita.
Zita Anjani menegaskan, penanganan stunting harus dilakukan secara menyeluruh melalui deteksi dini, pemantauan kesehatan, pemenuhan gizi, hingga pendampingan tumbuh kembang anak.
Untuk itu, kami selalu berkalaborasi dengan seluruh PKK dan OPD agar selalu anak-anak kita dapat di pantau terus menerus, karena meraka adalah anak anak Lampung Selatan secara otomatis tanggung jawab kami juga.
“Jadi mengatasi stunting memerlukan kerja sama semua pihak, dari pemerintah daerah, kader kesehatan, dan masyarakat berkalaborasi,” kata Zita.(Slh)











