Koranaspirasi.com|PAGELARAN – Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila menghadiri pengajian triwulan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Lapangan Kebasen, Pekon Patoman, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Pengajian yang diisi dengan tausiyah oleh KH.Muhammad Rais dari Pekon Sinarpetir, Kecamatan Talangpadang ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, NU serta Muslimat NU setempat.
Menurut Wabup Pringsewu, pengajian ini bukan sekadar rutinitas, melainkan menjadi wadah penguatan rohani, sarana menuntut ilmu, sekaligus menjadi pengikat tali silaturahmi antarsesama muslimah di Kabupaten Pringsewu. Sebagai wadah kaum perempuan, Muslimat NU memegang peranan vital dalam keluarga dan masyarakat serta menjadi tuntunan bagi muslimat.
“Ibu merupakan benteng moral keluarga dan madrasah pertama bagi anak-anaknya. Saya mengajak ibu-ibu muslimat untuk terus membentengi moral anak cucu kita agar tidak tergerus oleh dampak negatif perkembangan teknologi,” ajak Wabup.
Sebagai perempuan, kata dia, tentunya tidak boleh pasif. Karenanya ia berharap sahabat-sahabat Muslimat NU juga aktif mengambil peran strategis dalam sektor ekonomi keluarga, yang salah satunya mendukung program-program UMKM dan produk lokal, sehingga menjadi wanita yang memiliki kemandirian ekonomi.
“Pemkab Pringsewu yang bervisi mewujudkan Kabupaten Pringsewu Makmur, atau Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius, tentu tidak akan terwujud tanpa adanya sinergitas yang kuat dari berbagai elemen masyarakat, khususnya keluarga besar Muslimat NU,” katanya.
Sifat religius yang ditanamkan melalui pengajian triwulan, lanjut Umi Laila, adalah pondasi penting agar pembangunan infrastruktur dan ekonomi dapat berjalan beriringan dengan ketaqwaan masyarakatnya. Jika masyarakatnya religius, niscaya akan menjadi daerah yang aman, kondusif, dan penuh berkah. (Roby)












