• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
Tuesday, October 6, 2026
  • Login
Koran Aspirasi
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung
    • Provinsi Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pring Sewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Nasional
  • Advertorial
  • Koran Digital
  • Video
No Result
View All Result
Koran Aspirasi
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung
    • Provinsi Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pring Sewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Nasional
  • Advertorial
  • Koran Digital
  • Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Koran Aspirasi
Home Lampung Pring Sewu

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

redaksi koran aspirasi by redaksi koran aspirasi
October 5, 2026
in Pring Sewu
Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Koranaspirasi.com|PRINGSEWU – Warga Pringsewu, Lampung, digegerkan dengan penemuan tiga bocah dalam kondisi meninggal dunia di Bendungan Widara Payung, Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Senin (5/10/2026) siang.

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya peristiwa tiga bocah yang diduga tenggelam di bendungan tersebut.

Berdasarkan hasil identifikasi, ketiga korban masing-masing bernama Zainul (7) Warga Pekon Podosari Pringsewu, Dafa Alfarezel (8) warga Pekon Podosari Pringsewu dan Khoirul Imam (8) warga pekon Sinar Baru Sukoharjo. Ketiganya masih berstatus sebagai pelajar sekolah dasar.

BacaJuga

Pelayanan Pekon Ambarawa Dipertanyakan, Kantor Terlihat Kosong Saat Jam Kerja

Bupati Pringsewu Ajukan Rancangan APBD 2027

Kapolsek menjelaskan, korban pertama yang ditemukan adalah Zainul sekitar pukul 12.30 WIB. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berwarna merah dan celana pendek abu-abu.

Sekitar satu jam kemudian, warga kembali menemukan korban kedua, yakni Dafa Alfarezel. Bocah tersebut ditemukan mengenakan kaos warna oranye dan celana pendek warna merah.

Sementara korban terakhir, Khoirul Imam, ditemukan sekitar pukul 13.42 WIB. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja biru kombinasi garis hitam-biru serta celana berwarna krem.

Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah dua orang remaja yang hendak menyebrangi bendungan yang kemudian melihat pakaian merah dalam kondisi mengambang, curiga kedua remaja tersebut kemudian mendekatinya dan ternyata seorang anak laki-laki.

Remaja tersebut kemudian bergegas menuju permukiman warga yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi untuk meminta pertolongan. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berdatangan dan melakukan evakuasi terhadap korban.

Pada awalnya, warga tidak mengetahui identitas korban. Namun, warga dan petugas kemudian mencurigai adanya korban lain setelah menemukan tiga pasang sandal di sekitar lokasi bendungan, sementara saat itu baru satu korban yang ditemukan.

Kecurigaan tersebut mendorong warga bersama petugas melakukan pencarian lebih lanjut di sekitar bendungan. Setelah pintu air dibuka dan permukaan air mulai surut, dua korban lainnya akhirnya berhasil ditemukan.

Ketiga korban dievakuasi oleh petugas ke Puskesmas Pringsewu untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian yang menyebabkan ketiga bocah tersebut meninggal dunia.

“Untuk sementara, dugaan awal ketiga korban meninggal dunia akibat tenggelam. Namun, kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab kejadian,” ujar AKP Ramon mewakili Kapolres pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra..

Setelah proses penanganan di fasilitas kesehatan selesai, jenazah ketiga korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga disebut tidak bersedia dilakukan proses autopsi terhadap jenazah korban.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian sekaligus mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan saat berada di sekitar bendungan, sungai, kolam, maupun perairan lainnya, khususnya bagi anak-anak.

Kapolsek mengimbau masyarakat, terutama anak-anak yang tidak memiliki kemampuan berenang, agar tidak bermain atau berenang di bendungan, sungai, kolam, maupun lokasi perairan yang memiliki kedalaman dan arus yang berbahaya.

“Anak-anak yang tidak mahir berenang sebaiknya tidak bermain di sekitar perairan, terlebih tanpa pengawasan orang dewasa. Kondisi bendungan juga tidak bisa dianggap aman karena kedalaman dan arus air dapat berubah sewaktu-waktu,” imbaunya.

Ia juga meminta para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama ketika bermain di luar rumah. Anak-anak diharapkan tidak dibiarkan bermain di lokasi yang berisiko, termasuk bendungan, sungai, saluran irigasi, dan tempat penampungan air.

“Pengawasan orang tua sangat penting. Jangan sampai anak bermain di sekitar perairan tanpa diketahui atau tanpa pendampingan orang dewasa. Keselamatan anak harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.(Roby)

Previous Post

Pelayanan Pekon Ambarawa Dipertanyakan, Kantor Terlihat Kosong Saat Jam Kerja

Related Posts

Pelayanan Pekon Ambarawa Dipertanyakan, Kantor Terlihat Kosong Saat Jam Kerja
Pring Sewu

Pelayanan Pekon Ambarawa Dipertanyakan, Kantor Terlihat Kosong Saat Jam Kerja

October 5, 2026
Bupati Pringsewu Ajukan Rancangan APBD 2027
Pring Sewu

Bupati Pringsewu Ajukan Rancangan APBD 2027

October 5, 2026
Bupati Pringsewu Apresiasi 8 Kopi Trail Adventure
Pring Sewu

Bupati Pringsewu Apresiasi 8 Kopi Trail Adventure

October 5, 2026
Dugaan Ketidaksesuaian Juknis, Proyek Peningkatan Jalan Bulukarto – Mataram Senilai Rp7,4 Miliar Disorot
Pring Sewu

Dugaan Ketidaksesuaian Juknis, Proyek Peningkatan Jalan Bulukarto – Mataram Senilai Rp7,4 Miliar Disorot

October 1, 2026
Pendamping PKH se-Kabupaten Pringsewu Ikuti Penguatan Kapasitas SDM 
Pring Sewu

Pendamping PKH se-Kabupaten Pringsewu Ikuti Penguatan Kapasitas SDM 

October 1, 2026
Dibuka Bupati, Praktisi UMKM di Pringsewu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Mandiri
Pring Sewu

Dibuka Bupati, Praktisi UMKM di Pringsewu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Mandiri

September 29, 2026

Berita Terbaru

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bendungan Widara Payung Pringsewu

October 5, 2026
Pelayanan Pekon Ambarawa Dipertanyakan, Kantor Terlihat Kosong Saat Jam Kerja

Pelayanan Pekon Ambarawa Dipertanyakan, Kantor Terlihat Kosong Saat Jam Kerja

October 5, 2026
Bupati Pringsewu Ajukan Rancangan APBD 2027

Bupati Pringsewu Ajukan Rancangan APBD 2027

October 5, 2026
Musrenbangdes Merak Belantung 2027 Pemerintah Menghimbau Tetap Menjaga Kebersihan

Musrenbangdes Merak Belantung 2027 Pemerintah Menghimbau Tetap Menjaga Kebersihan

October 5, 2026
Bupati Pringsewu Apresiasi 8 Kopi Trail Adventure

Bupati Pringsewu Apresiasi 8 Kopi Trail Adventure

October 5, 2026
Koran Aspirasi

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami

© 2026 Koraninspirasi.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Lampung
    • Provinsi Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pring Sewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Nasional
  • Advertorial
  • Koran Digital
  • Video

© 2026 Koraninspirasi.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In