Koranaspirasi.com | Pringsewu – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang jatuh pada 9 Februari menjadi momentum penting bagi penguatan peran pers di tengah tantangan era digital.
Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cahaya Keadilan Kabupaten Pringsewu, Dr (Can) Nurul Hidayah, SH, MH, CPM, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers, khususnya jurnalis yang bertugas di Kabupaten Pringsewu.
Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, Nurul Hidayah menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan seremonial, melainkan panggilan moral bagi insan media untuk tetap menjaga profesionalisme dan integritas di tengah derasnya arus disrupsi digital.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis sebagai pilar keempat demokrasi. Oleh karena itu, media dituntut mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks dan disinformasi yang berpotensi merusak tatanan sosial.
“Di tengah arus informasi yang serba cepat, masyarakat membutuhkan pers yang sehat, yakni pers yang jernih dalam menyampaikan fakta dan berpegang teguh pada etika jurnalistik,” ujar Nurul Hidayah, Selasa (3/2/2026).
Ia juga menyoroti keterkaitan erat antara kualitas pers dengan kedaulatan ekonomi. Pers yang sehat dinilai mampu mengedukasi publik, mengawal kebijakan, serta mempromosikan potensi lokal daerah.
Peran tersebut, lanjutnya, sangat penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dan mendorong pembangunan yang berkeadilan.
“Ketika pers kuat dan kredibel, kepercayaan publik tumbuh. Dari situlah demokrasi dan ekonomi dapat berjalan seimbang menuju bangsa yang berdaulat dan berdaya saing,” tegasnya.
Nurul Hidayah berharap peringatan HPN 2026 menjadi titik refleksi bagi seluruh insan pers untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan, menjaga independensi, serta memperkuat sinergi dengan masyarakat demi terciptanya kehidupan demokrasi yang sehat.(Roby)











